Penujalan Lift Barang, Hoist Crane dan Chain Hoist Terbaik Bergaransi di Jakarta

Lift umumnya digunakan  di gedung-gedung  bertingkat tinggi,  biasanya  lebih  dari  4 atau 5 lantai.  Gedung-gedung  yang lebih  rendah biasanya  hanya mempunyai  tangga  atau  eskalator. Lift-lift  pada zaman  modern mempunyai  beberapa tombol  yang dapat  dipilih  penumpangnya  sesuai  lantai tujuan.

JENIS LIFT

Terdapat  3 jenis  mesin,  yaitu  hidraulik,  traxon  atau katrol  tetap,  dan hoist atau katrol  ganda. Jenis  horst  dapat  dibagi lagi  menjadi dua bagian,  yaitu horst  dorong  dan hoisf tarik. Lift  awalnya  adalah  derek  yang terbuat  dari tali.  Pada  1853,  Elisha Graves  Otis, salah  seorang  pionir  dalam bidang  lift,  memperkenalkan lift  yang  menghindarkan  jatuhnya  ruang  lift  jika  kabelnya  putus.

Rancangannya mirip  dengan  suatu jenis  mekanisme  keamanan  yang masih  digunakan  hingga  kini. Terdapat berbagai jenis lift, lift tersebut memiliki cara kerja yang sama tetapi berbeda kegunaan. Berikut berbagai jenis lift tersebut.

  1. Lift  penumpang
  2. Lift  barang
  3. Lift pasien  (Bed  Elevator)
  4. Dumb waiter 

Dumb waiter berbentuk  kotak  kecil  yang  sering  digunakan  di restoran  atau  perpustakaan  untuk mengangkut barang-barang  dalam suatu  gedung.

lift barang

KOMPONEN LIFT

Beberapa komponen elevator (lift) dan fungsinya dijelakan dibawah ini:

–        Machine, Sebagai  penggerak  elevator dengan 2 macam sumber  daya listrik,  yaitu arus bolak-balik  dan arus  searah

–        Silindrical, Bekerja  sebagai  katrol  penggulung di  mana alur-alurnya  dililiti  kabel baja

–        Car,  untuk membawa  penumpang  atau  barang

–        Counter Weiqht

–        Guide Rail(rel)

–        Rem

–        Cables, untuk menarik  dan  mengulur  kereta

–        Control Panel

–        Gavernal

–        Limit  switch, alat otomatis  yang menghentikan laju lift atau elevator.

–        Reostotic  control

–        Operoting  device,  alat  pengontrol  dalam  operasi-operasi  lain

–        Hoistwoy

–        Sumur (Pits)

–        Machine  room

PEMELIHARAAN LIFT

Pemeliharaan lift diperlukan karena selain menjaga kebersihan, juga untuk menjaga fungsional nya lift tersebut. Berikut merupakan beberapa bagian lift yang perlu pemeliharaan.

Bagian lift  yang  perlu  dipelihara,  yaitu:

1)   Kamar mesin,  ruang  runcur,  dan  pit harus  dijaga  kebersihannya  dan  bebas dari sampah, debu,  dan cecaran  minyak

2)   Rel pemandu, governor,  pesawat  pengaman,  kereta,  pintu-pintu,  mesin, penyangga (buffer), dan  peralatannya  harus  dipelihara  dan dllumasi secara teratur  dengan  jenis  perumas  yang  sesuai  dengan  jenis dan mereknya

3)   Tali  baja  yang  memperrihatkan  tanda-tanda  retak,  putus,  atau  patah  pada beberapa  komponen  kawat  ataupun berkarat,  dan atau  diameternya  susut lebih  dari  IO%  dari  ukuran  semula  harus  segera  diganti  yang baru

4)   Tali  baja  yang  kering  atau  menunjukkan adanya  tanda-tanda  korosi  harus dilumasi  dengan  minyak  pelumas  khusus

5)   Atap  kereta  (top  of cor) pemeriksaan  meliputi:

–        Akses ke  pintu darurat  di atas  kereta  (emergency exit)

–        Saklar  pengaman  kecepatan  lebih  (safety operoted  switch)

–        Broken tope  switch

–        Saklar  henti  darurat (emergency stop switch)

–        Limit switch  di ujung  atas  ruang  luncur

–        Kontak-kontak  pintu (door  contoctsl

  1. Kamar  Mesin Pemeriksaan meliputi:

–        Besaran  nilaisekring  (Ampere)

–        Power rating  Motor  (kW)

–        Putaran motor  (rpm)

–        Frekuensi  (Hertz)

–        Temperatur  Rise Motor

–        lsolasi  motor

–        Dengan menggunakan  tachometer,  periksa  kecepatan  putar  puli  roda larik  (traction sheave)

7)   Pit Pemeriksaan  meliputi: Plat  tabir  pemisah  bobot  imbang (counter  weight), Tangga  monyet, Kebersihan  dasar  pit, Final  limit  switch, Directional  limit  switch

8)   Lantai  lobi lift

Pemeriksaan kondisi  pintu lantai  (hoistway  entrance)  tidak  berbunyi,  tidak bergetar,  dan posisi  tidak  miring:

–        Pertemuan  daun  pintu

–        Fungsi tombol-tombol

–        Fungsi lampu-lampu  indikator  tiap  lantai

–        Fungsi  emergency  key  device.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat dengan kami